Polisi Amankan Penjual Miras Oplosan di Jakarta Utara

ituberita – Kapolda Metro Jaya, Irjen Idham Azis telah menginstruksikan semua jajaran polsek, polres di wilayah hukumnya agar menindak tegas pengedar dan penjual miras oplosan. Terkait hal itu, Polres Metro Jakarta Utara, langsung bergerak dengan menangkap pelaku pengoplos miras oplosan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Febriansyah mengatakan, pelaku yang ditangkap berinisial YAB telah melakukan pengoplos miras. Di mana miras oplosan telah dioperasikannya sejak September 2016 silam.

“Jadi, omzet yang didapatkannya pun diprediksi hingga ratusan juta rupiah. Satu botol miras dijual ke distributor dengan harga sekitar Rp25 ribu”.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya telah mengamankan barang bukti milik pelaku berupa satu tangki torrent berukuran 250 liter, tiga unit mesin pres tutup botol, sejumlah botol siap pakai. Serta bahan kimia campuran miras seperti zat pewarna, perasa, alkohol murni, dan gula. “Pelaku ini tergolong home industri,” tuturnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga mengamankan miras sebanyak 4.314 botol. Ribuan botol miras tersebut disita dari enam Polsek di Jakarta Utara.

“Miras yang disita kebanyakan tidak mengantongi izin BBPOM dan izin edar.

Kita mengamankan, satu tersangka berinisial ST diamankan lantaran menjual aneka jenis miras seperti Vodka, Whisky dan Brandi tanpa izin edar,” ungkapnya.

Para pelaku, akan dikenakan Pasal berlapis, yakni Pasal 62 UU RI Nomor 8 Tahun 1999 tetang perlindungan konsumen dan Pasal 137 UURI Nomor 18 Tahun 2012 tentang pangan.

“Kita nanti akan koordinasikan dengan BPOM untuk mengetahui kandungan miras tersebut,” tutupnya.

Sebelumnya diketahui, akhir-akhir ini banyak korban tewas akibat miras oplosan. Kasus korban tewas akibat miras oplosan itu terjadi di beberapa wilayah, seperti Duren Sawit, Jakarta Timur; Jagakarsa, Jakarta Selatan, Beji, Depok, dan Jatiasih, Bekasi.

Bahkan, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Argo Yuwono mengatakan, sampai hari ini sudah ada 31 orang yang tewas akibat minuman keras (miras) oplosan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

“31 satu orang yang tewas itu dari berbagai wilayah, yaitu Bekasi, Depok, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *